PUI KAJIAN ILMU PENDIDIKAN UNY GELAR KOLABORASI ANTI-BULLYING DENGAN PUSPAGA YOGYAKARTA DAN JOSÉ RIZAL UNIVERSITY FILIPINA

Pusat Unggulan IPTEKS Kajian Ilmu Pendidikan (PUI KIP), Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) resmi menggelar forum internasional Srawung Pendidikan INSAN (Indigenous Knowledge for National Sustainability) pada Jumat (14/8/2026). Mengusung tema bernas "Break the Silence: Global Perspectives on Collaborative Anti-Bullying Culture and Well-Being in ASEAN", kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam membangun budaya anti-bullying di kawasan Asia Tenggara.

Agenda ini terselenggara dengan dukungan dana hibah program In-saintek Sinergi Kreasi Masyarakat dan Akademisi untuk Kemajuan Sains dan Teknologi Nusantara (SEMESTA) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi, Direktorat Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi (Minatsaintek). 

Acara yang diselenggarakan secara hybrid (daring dan luring) yaitu di Gedung Moh. Amien Lantai 3 FIP UNY dan Zoom ini dimulai sejak pukul 09.00 WIB dan berhasil menarik antusias  dari 650 peserta asal Indonesia dan Filipina. Tamu undangan yang hadir antara lain dari dosen, mahasiswa, guru serta Kepala Bidang Pembinaan SD, SMP dan staf Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta, para akademisi José Rizal University dan masyarakat luas.

Srawung Pendidikan INSAN dibuka secara resmi oleh Dekan FIP UNY, Prof. Dr. Nurtanio Agus Purwanto, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menegaskan komitmen penuh jajaran pimpinan FIP UNY terhadap terciptanya iklim pendidikan yang aman dan inklusif.

Jalannya Srawung Pendidikan INSAN dipandu oleh moderator yaitu M. Roisul Ashdaq Al Arif, S.Pd., M.Pd. Ada dua narasumber yang dihadirkan yaitu Ma. Claire M. Guevara, MAEd berasal dari José Rizal University, Filipina. Materi yang dibawakan memaparkan tentang dasar kebijakan anti-bullying yang ada di Filipina dan penerapannya di sekolah. Narasumber kedua adalah Tri Novita Herdalena, S.Psi., Psikolog yang berasal dari Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Kenari Kota Yogyakarta. Materi ini membahas berbagai faktor yang melatarbelakangi adanya bullying dan memberikan cara pendekatan untuk membantu korban bullying untuk bangkit kembali. 

Melalui kolaborasi lintas negara dan multisektor ini, Srawung Pendidikan INSAN tetap menjadi ruang berbagi pengetahuan bagi masyarakat dengan interaksi langsung. Selain itu juga memperkuat kerja sama dari mitra dalam negeri maupun luar negeri. Agenda ini juga berdampak kepada masyarakat dalam pemaparan hasil riset. Srawung Pendidikan INSAN diharapkan menjadi inspirasi karier dalam bidang pendidikan secara luas.