BIMTEK - Bimbingan Konseling bagi Guru Kelas

Pemerintah Kabupaten Kebumen bersama Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menyelenggarakan kegiatan “Bimbingan Konseling bagi Guru Kelas” pada 29–30 Juni 2026. Kegiatan berlangsung di Mexolie Hotel Kebumen mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan ini menghadirkan dua pemateri, yaitu Dr. Eva Imania Eliasa, M.Pd. dan Dr. Sugiyanto, M.Pd., yang memberikan pembekalan mengenai bimbingan dan konseling bagi guru kelas. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas guru dalam memberikan pendampingan kepada peserta didik di lingkungan sekolah.
Sebagai guru yang berinteraksi secara langsung dengan peserta didik, guru kelas memiliki peran strategis dalam mengenali berbagai kebutuhan, karakteristik, serta permasalahan yang dihadapi siswa. Oleh karena itu, pemahaman mengenai prinsip dan praktik bimbingan konseling menjadi salah satu kompetensi yang penting untuk mendukung pelaksanaan tugas guru secara optimal.
Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan wawasan mengenai peran guru kelas dalam memberikan layanan pendampingan kepada peserta didik, termasuk dalam mengenali permasalahan siswa, membangun komunikasi yang efektif, serta memberikan respons yang sesuai terhadap kebutuhan perkembangan siswa.
Kegiatan bimbingan konseling juga diarahkan untuk memperkuat kemampuan guru dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung perkembangan peserta didik secara menyeluruh. Pendekatan yang tepat dalam mendampingi siswa diharapkan dapat membantu mereka menghadapi berbagai tantangan, baik dalam aspek akademik, sosial, maupun perkembangan pribadi.
Selain penyampaian materi, kegiatan ini menjadi ruang bagi peserta untuk berdiskusi dan bertukar pengalaman mengenai berbagai situasi yang dihadapi guru dalam menjalankan peran pendampingan di sekolah. Pertukaran pengalaman tersebut diharapkan dapat memperkaya pemahaman peserta sekaligus menghasilkan pendekatan yang lebih kontekstual dalam memberikan layanan kepada siswa.
Melalui Bimbingan Konseling bagi Guru Kelas, diharapkan para guru semakin siap menjalankan peran sebagai pendidik sekaligus pendamping bagi peserta didik. Penguatan kompetensi tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan proses pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga mendukung perkembangan pribadi dan sosial siswa secara optimal.